HUBUNGAN KONSUMSI JUNK FOOD DENGAN KEJADIAN KOLESTEROL PADA REMAJA MA MANBAU’SSALAM KABUPATEN SERANG UNIVERSITAS YATSI
Kata Kunci:
Junk Food, Kolesterol, Remaja, FFQAbstrak
Latar Belakang: Konsumsi junk food tinggi pada remaja dapat berhubungan dengan peningkatan kadar kolesterol. Mengonsumsi gorengan, mie instan, seblak, sosis, burger, fried chicken, pizza, kentang goreng, dan minuman bersoda dapat memengaruhi kesehatan. Tujuan: Penelitian bertujuan mengetahui hubungan konsumsi junk food dengan kejadian kolesterol pada remaja di MA Manba’ussalam Kabupaten Serang. Metode: Penelitian menggunakan desain Spearman Rank. Sampel berjumlah 109 responden secara purposive sampling. Konsumsi junk food diukur menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ), sedangkan kejadian kolesterol berdasarkan pemeriksaan kolesterol. Analisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Responden memiliki konsumsi junk food tinggi sebanyak 105 responden (96,3%), sedangkan konsumsi rendah sebanyak 4 responden (3,7%). Kadar kolesterol normal sebanyak 63 responden (57,8%) dan tinggi sebanyak 46 responden (42,2%). Uji menunjukkan p-value = 0,017 <0,05 dengan koefisien korelasi r = 0,228, menunjukkan hubungan signifikan dengan arah positif dan kekuatan hubungan lemah. Kesimpulan: Aada hubungan konsumsi junk food dengan kejadian kolesterol pada remaja MA Manba’ussalam kabupaten serang.




