PENGARUH TARJAMAH TERHADAP LAHIRNYA SASTRA ARAB MODERN

Penulis

  • Muh Nurfajrin Yunus Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Penulis
  • Andi Abdul Hamzah Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Penulis
  • Khairudin Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Penulis

Kata Kunci:

Tarjamah, Sastra Arab Modern, Era Nahdah, Transformasi Sastra, Identitas Budaya

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran tarjamah (penerjemahan) dalam transfer ilmu dan budaya dari masa klasik hingga era Nahdah, menganalisis proses transformasi sastra Arab klasik menjadi modern, serta mengidentifikasi pengaruh bentuk, tema, dan problematika identitas yang ditimbulkannya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data dikumpulkan secara mendalam dari berbagai literatur tertulis yang relevan, seperti buku dan jurnal ilmiah, lalu dianalisis secara kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan tarjamah pada era Nahdah (abad ke-19) menjadi faktor kunci yang mentransformasikan sastra Arab dari pola imitasi tradisional (taqlid) menuju ekspresi kreatif-modern. Penerjemahan karya Barat berhasil memperkenalkan genre baru seperti novel, drama, dan cerpen, mengubah puisi klasik menjadi puisi bebas (shi‘r hurr), serta menggeser orientasi tematik ke arah isu-isu sosial, nasionalisme, dan realisme kritis. Namun, proses ini memicu ambivalensi berupa ketegangan antara pelestarian identitas budaya (turath) dan modernitas. Seiring waktu, para sastrawan Arab mampu mencapai kematangan melalui sintesis kreatif antara tradisi lokal dan pengaruh global. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tarjamah bukan sekadar aktivitas linguistik, melainkan katalisator budaya utama yang mendorong inovasi struktural dan tematik, sekaligus menjadi ruang negosiasi kompleks dalam menjaga autentisitas dan membentuk wajah sastra Arab modern secara global.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-01