ANALISIS STRATEGI GURU DALAM MENGATASI TANTANGAN PEMBELAJARAN PJOK DI SEKOLAH DASAR YANG MINIM SARANA DAN PRASARANA: STUDI KASUS MIS MUHAMMADIYAH DESA PARAMBAMBE
Kata Kunci:
Strategi Guru, Pembelajaran PJOK, Keterbatasan Sarana Dan PrasaranaAbstrak
Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) memiliki peran penting dalam mengembangkan aspek fisik, motorik, sosial, dan emosional peserta didik sejak usia sekolah dasar. Namun, proses pembelajaran tersebut sering menghadapi berbagai hambatan, terutama di lingkungan pendidikan dengan keterbatasan sarana dan prasarana yang memadai. Kondisi ini menuntut kreativitas dan strategi yang tepat dari guru agar tujuan pembelajaran tetap tercapai secara optimal. Dalam konteks MIS Muhammadiyah Desa Parambambe, keterbatasan fasilitas seperti lapangan olahraga, alat peraga, dan media pembelajaran menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan kegiatan PJOK. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menggambarkan secara mendalam berbagai strategi yang digunakan guru untuk mengatasi hambatan tersebut, seperti memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai media pembelajaran alternatif, menggunakan metode pembelajaran yang bersifat adaptif dan kontekstual, serta membangun kerja sama dengan pihak sekolah dan masyarakat untuk penyediaan fasilitas sederhana. Hasil analisis menunjukkan bahwa kreativitas, fleksibilitas, serta kemampuan guru dalam berinovasi memiliki peran krusial dalam keberhasilan pembelajaran PJOK di sekolah dengan fasilitas terbatas. Selain itu, dukungan lingkungan sekolah dan keterlibatan masyarakat turut memperkuat efektivitas strategi yang diterapkan. Temuan ini menegaskan bahwa keterbatasan sarana bukan menjadi penghalang mutlak dalam mencapai tujuan pembelajaran, melainkan tantangan yang dapat diatasi melalui inovasi, kolaborasi, dan komitmen pendidik




