RELEVANSI KEPEMIMPINAN KLASIK DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN DAN PRODUKTIVITAS GURU DI SEKOLAH DASAR ABAD 21 GUGUS 2 KECAMATAN PAMMANA

Penulis

  • Kasmir Universitas Negeri Makassar Penulis
  • Ansar Universitas Negeri Makassar Penulis

Kata Kunci:

Kepemimpinan Klasik, Disiplin Guru, Produktivitas Guru, Sekolah Dasar

Abstrak

Transformasi pendidikan pada abad 21 menuntut adanya peran kepemimpinan sekolah yang efektif dalam menumbuhkan disiplin dan meningkatkan produktivitas guru melalui pengelolaan yang terencana, terstruktur, serta berorientasi pada mutu. Perubahan tersebut, yang ditandai oleh penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran, kerjasama antarbidang keilmuan, serta peningkatan kompetensi profesional pendidik, membuat kepala sekolah membutuhkan gaya kepemimpinan yang tidak hanya mampu menjaga keteraturan organisasi, tetapi juga mendorong kinerja guru secara optimal. Meskipun berbagai teori kepemimpinan modern mulai mengedepankan aspek kreativitas, partisipasi, dan fleksibilitas, pendekatan kepemimpinan klasik—yang menekankan pengawasan, ketegasan, penerapan aturan, dan kejelasan struktur kerja—masih dipandang relevan dalam mengatasi persoalan kedisiplinan dan etos kerja guru, terutama pada lingkungan sekolah dasar yang memerlukan keteraturan dalam operasionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian penerapan kepemimpinan klasik dalam meningkatkan kedisiplinan dan produktivitas guru di sekolah dasar pada masa perubahan pendidikan abad 21. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner berskala Likert yang diberikan kepada 80 guru sekolah dasar di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Analisis data dilakukan dengan teknik regresi linear guna melihat seberapa besar pengaruh signifikan gaya kepemimpinan klasik terhadap dua variabel terikat, yakni disiplin kerja dan produktivitas mengajar guru. Aspek kedisiplinan diukur melalui ketepatan waktu, kepatuhan terhadap tata tertib sekolah, serta tanggung jawab profesional, sedangkan produktivitas guru dilihat melalui persiapan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pengajaran di kelas, penilaian peserta didik, dan penyelesaian dokumen administrasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kepemimpinan klasik memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan disiplin dan produktivitas kerja guru, terutama pada aspek pelaksanaan tugas secara tertib, ketepatan waktu dalam penyelesaian administrasi, serta kepatuhan terhadap aturan pembelajaran. Temuan tersebut memperkuat pandangan bahwa prinsip-prinsip kepemimpinan klasik masih layak diterapkan di sekolah dasar pada era modern, selama penerapannya disesuaikan dengan perkembangan teknologi digital dan praktik pembelajaran kolaboratif. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan pengembangan model kepemimpinan hybrid yang menggabungkan disiplin struktural dan pengawasan khas kepemimpinan klasik dengan pendekatan yang lebih humanis, kreatif, dan partisipatif, sehingga mampu mendorong peningkatan kinerja guru secara berkelanjutan sekaligus menjawab tantangan pendidikan abad 21.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-01