IMPLEMENTASI TEKS NARASI PADA KURIKULUM MERDEKA: EFEKTIFKAH UNTUK KEMAMPUAN MENYIMAK PADA KELAS TINGKAT LANJUT?
Kata Kunci:
Kurikulum Merdeka, Teks Naratif, Pemahaman Mendengarkan, Bahasa Inggris Tingkat Lanjut, Metode ChunkingAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teks naratif dalam meningkatkan kemampuan mendengarkan siswa dalam konteks Kurikulum Merdeka untuk pembelajaran bahasa Inggris di tingkat lanjutan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain pre-test post-test satu kelompok. Sampel penelitian terdiri dari 111 siswa kelas sebelas dari SMA Negeri 5 Makassar, yang berpartisipasi dalam pre-test dan post-test menggunakan teks naratif "Legenda Danau Toba". Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan mendengarkan siswa setelah penggunaan teknik pembelajaran berbasis teks naratif. Observasi selama proses pembelajaran menunjukkan bahwa penggunaan media visual dan strategi chunking secara efektif meningkatkan keterlibatan siswa. Analisis data menggunakan uji t sampel berpasangan mengungkapkan nilai signifikan di semua kelas, sehingga menegaskan efektivitas strategi ini. Peningkatan nilai rata-rata siswa dari pre- test ke post-test memperkuat kesimpulan bahwa pembelajaran berbasis teks naratif meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi mendengarkan yang kompleks. Penelitian ini memvalidasi bahwa metodologi pembelajaran berbasis teks naratif selaras dengan tujuan Kurikulum Merdeka untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan otonomi belajar siswa. Oleh karena itu, strategi ini disarankan untuk diimplementasikan dalam pemerolehan bahasa Inggris, khususnya untuk meningkatkan kemampuan mendengarkan




