KESEHATAN MENTAL DALAM PERSPEKTIF AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH: INTEGRASI SPIRITUALITAS DAN PSIKOLOGI ISLAM

Penulis

  • Faiz Kari. Fatkhullah Universitas Islam Nusantara Bandung Penulis
  • Dwi Hesti Yuniarti Universitas Islam Nusantara Bandung Penulis
  • Fima Iqlima Universitas Islam Nusantara Bandung Penulis
  • Volman Tampubolon Universitas Islam Nusantara Bandung Penulis

Kata Kunci:

Kesehatan Mental, Ahlussunnah Wal Jama’ah, Spiritualitas Islam, Psikologi Islam, Integrasi Teologi-Psikologis

Abstrak

Kesehatan mental merupakan aspek integral dari kesejahteraan manusia yang tidak hanya ditentukan oleh faktor biologis dan psikologis, tetapi juga oleh spiritualitas dan keimanan. Dalam perspektif Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja), kesehatan mental dipahami sebagai keseimbangan antara dimensi ruhani, akal, dan jasmani yang berorientasi pada ketundukan kepada Allah SWT. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji integrasi antara spiritualitas Islam dan psikologi modern dalam upaya membangun konsep kesehatan mental holistik berbasis nilai-nilai Aswaja. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur terhadap karya klasik dan kontemporer, mencakup tafsir Al-Qur’an, hadits, serta teori psikologi Islam modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa spiritualitas dalam Islam berfungsi sebagai terapi preventif dan kuratif terhadap gangguan mental, melalui praktik ibadah, dzikir, dan konsep tazkiyatun nafs (penyucian jiwa). Pendekatan Aswaja, dengan prinsip tawassuth (moderat), tawazun (seimbang), tasamuh (toleran), dan i’tidal (adil), memberikan kerangka etik dan teologis dalam menyeimbangkan aspek kejiwaan dan spiritual manusia. Integrasi ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan psikoterapi Islam yang kontekstual dan berbasis pada nilai-nilai keislaman rahmatan lil ‘alamin.Kata kunci: Aswaja, kesehatan mental, spiritualitas Islam, psikologi Islam, keseimbangan jiwa

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-01