NILAI MODERASI AHLUSSUNAH WAL JAMA’AH DALAM MEWUJUDKAN PELAYANAN KESEHATAN YANG HUMANIS

Penulis

  • Faiz Karim Fatkhullah Universitas Islam Nusantara Bandung Penulis
  • Imam Sutrisno Universitas Islam Nusantara Bandung Penulis
  • Dhiya’ Nada Putri Universitas Islam Nusantara Bandung Penulis
  • Ratih Juwita Parwitasari Universitas Islam Nusantara Bandung Penulis

Kata Kunci:

Aswaja An Nahdliyah, Moderasi Ahlussunah wal Jama’ah, Pelayanan Kesehatan Humanis, Etika Pelayanan Kesehatan, Systematic Literature Review

Abstrak

Pelayanan kesehatan yang humanis merupakan salah satu indikator penting dalam peningkatan mutu layanan kesehatan, terutama di tengah kompleksitas tantangan sistem kesehatan modern yang cenderung berorientasi pada aspek teknis dan efisiensi. Kondisi ini berpotensi menggeser nilai-nilai kemanusiaan dalam relasi antara tenaga kesehatan dan pasien. Di sisi lain, nilai moderasi Ahlussunah wal Jama’ah yang menekankan prinsip tawassuth (moderat), tawazun (seimbang), tasamuh (toleran), dan i‘tidal (adil) memiliki relevansi yang kuat dalam memperkuat praktik pelayanan kesehatan yang berorientasi pada martabat manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan kontribusi nilai moderasi Ahlussunah wal Jama’ah dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang humanis melalui pendekatan Systematic Literature Review. Metode penelitian dilakukan dengan menelusuri artikel ilmiah nasional dan internasional terbitan tahun 2020–2025 yang relevan dengan tema moderasi beragama dan pelayanan kesehatan humanis, menggunakan basis data ilmiah terindeks. Proses seleksi literatur dilakukan secara sistematis melalui tahapan identifikasi, penyaringan, dan penilaian kelayakan artikel. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai moderasi Ahlussunah wal Jama’ah memiliki keterkaitan konseptual yang kuat dengan dimensi pelayanan kesehatan humanis, khususnya dalam aspek empati, keadilan, penghormatan terhadap otonomi pasien, dan pelayanan yang inklusif. Integrasi nilai moderasi Aswaja terbukti dapat memperkuat etika profesional tenaga kesehatan serta meningkatkan kualitas hubungan terapeutik antara tenaga kesehatan dan pasien. Penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai moderasi Ahlussunah wal Jama’ah berpotensi menjadi kerangka etis dan kultural dalam pengembangan pelayanan kesehatan yang humanis, kontekstual, dan berkelanjutan

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-01