ANALISIS LITERATUR: PERAN LITERASI DIGITAL DALAM MENANGKAL RADIKALISME DI KALANGAN REMAJA

Penulis

  • Debby Indriani Universitas Muhammadiyah Riau Penulis
  • Kirana Azzahra Ramadhani Universitas Muhammadiyah Riau Penulis
  • Intan Nuraisyah Universitas Muhammadiyah Riau Penulis
  • Feby Hotnisa Hasibuan Universitas Muhammadiyah Riau Penulis

Kata Kunci:

Literasi Digital, Radikalisme, Remaja, Media Sosial, Pencegahan

Abstrak

Radikalisme di kalangan remaja menjadi persoalan yang cukup mengkhawatirkan di Indonesia, terutama di era digital yang serba terbuka terhadap arus informasi. Kemudahan mengakses media sosial membuat remaja lebih rentan terpapar ideologi ekstrem dan paham radikal yang sering disebarkan melalui konten menarik dan meyakinkan. Tulisan ini bertujuan untuk meninjau berbagai literatur mengenai peran literasi digital dalam mencegah radikalisme di kalangan remaja Indonesia. Kajian dilakukan dengan mengumpulkan dan menganalisis beberapa artikel ilmiah dan jurnal dalam lima tahun terakhir yang membahas hubungan antara kemampuan literasi digital, berpikir kritis, dan pencegahan paham radikal. Hasil analisis menunjukkan bahwa kurangnya kemampuan literasi digital membuat remaja mudah menerima informasi tanpa saring dan terpengaruh narasi keagamaan yang menyesatkan. Sebaliknya, peningkatan literasi digital melalui pendidikan dan pelatihan dapat membentuk pola pikir kritis, meningkatkan kesadaran terhadap berita palsu, serta memperkuat daya tangkal terhadap ajakan ekstrem. Selain itu, dukungan keluarga, sekolah, dan pemerintah berperan penting dalam membangun lingkungan digital yang sehat. Secara keseluruhan, literasi digital tidak hanya soal penggunaan teknologi, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter yang membantu remaja lebih bijak dan tangguh terhadap pengaruh radikalisme di era digital

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-01