PENGARUH GIZI HEWANI DAN NABATI TERHADAP ANEMIA PADA IBU HAMIL: LITERATURE REVIEW
Kata Kunci:
Ibu Hamil, Anemia, Gizi, Hewani, NabatiAbstrak
Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi di negara berkembang, termasuk Indonesia. Anemia, terutama anemia defisiensi zat besi, dapat menyebabkan berbagai komplikasi, seperti kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, dan bahkan meningkatkan risiko kematian ibu. Asupan gizi yang tidak memadai merupakan faktor utama yang berkontribusi terhadap tingginya prevalensi anemia pada ibu hamil. Tujuan untuk mereview literatur terkait pengaruh gizi terhadap anemia pada ibu hamil. Dalam penulisan artikel ini metode yang digunakan ialah tinjauan literature review yang terdapat database jurnal kesehatan yaitu Google Scholar dan Pubmed, artikel yang terpilih berdasarkan full text, free open acces, berbahasa inggris dan berbahasa indonesia. Hasil yang diperoleh menunjukan Gizi memainkan peran penting dalam mencegah dan mengatasi anemia pada ibu hamil. Gizi hewani seperti daging, ikan, telur dan gizi nabati seperti sayur bayar, kacang hijau, buah naga juga dapat meningkatkan hemoglobin dan menurunkan anemia pada ibu hamil. Asupan zat besi dan protein yang cukup dapat meningkatkan kadar hemoglobin dan kesehatan ibu serta janin. Intervensi melalui suplementasi dan edukasi gizi harus terus digalakkan untuk menurunkan prevalensi anemia pada ibu hamil




