HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN SELF-CARE MANAGEMENT PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS ARJASA SITUBONDO

Penulis

  • Jannatin Hasanah Universitas Muhammadiyah Jember Penulis
  • Cahya Tribagus Hidayat Universitas Muhammadiyah Jember Penulis
  • Sri Wahyuni Adriani Universitas Muhammadiyah Jember Penulis

Kata Kunci:

Diabetes Mellitus Tipe 2, Dukungan Sosial, Self-Care Management

Abstrak

Introduksi: Self-care management merupakan kunci keberhasilan pengelolaan Diabetes Mellitus (DM) Tipe 2, namun pelaksanaannya di lapangan masih sering tidak konsisten. Dukungan sosial dari keluarga, teman, dan tenaga kesehatan diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kemampuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan sosial dengan self-care management pada penderita DM Tipe 2 di Puskesmas Arjasa Kabupaten Situbondo. Metode: Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 100 responden dari 131 populasi dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Dukungan sosial diukur menggunakan instrumen MSPSS, sedangkan self-care management diukur menggunakan instrumen SDSCA. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Result: Sebagian besar responden memiliki dukungan sosial kategori sedang (60,0%) dan self-care management kategori cukup (56,0%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p = 0,000 (p ≤ 0,05) dengan koefisien korelasi r = 0,770, sehingga hipotesis penelitian diterima. Diskusi: Dukungan sosial berperan penting dalam memperkuat motivasi dan konsistensi perawatan diri pasien DM Tipe 2. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang kuat dan signifikan antara dukungan sosial dengan self-care management. Penguatan dukungan sosial melalui edukasi berbasis keluarga direkomendasikan untuk meningkatkan kemampuan perawatan mandiri pasien.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-01