HUBUNGAN POLA ASUH KELUARGA DENGAN ONLINE GAMING ADDICTION PADA REMAJA SISWA DI MTS NEGERI 7 JEMBER
Kata Kunci:
Game Online, Online Gaming Addiction, Pola Asuh Demokratis, Pola Asuh Keluarga, RemajaAbstrak
Latar Belakang: Online gaming addiction pada remaja menjadi masalah yang semakin meningkat seiring perkembangan teknologi digital dan kemudahan akses internet. Perilaku bermain game online secara berlebihan dapat berdampak pada kesehatan fisik, psikologis, sosial, dan prestasi akademik remaja. Salah satu faktor yang berhubungan dengan online gaming addiction adalah pola asuh keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola asuh keluarga dengan online gaming addiction pada remaja siswa di MTs Negeri 7 Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah siswa MTs Negeri 7 Jember dengan teknik pengambilan sampel menggunakan proportional stratified random sampling dengan jumlah sampel 144. Instrumen yang digunakan yaitu Parental Authority Questionnaire (PAQ) untuk mengukur pola asuh keluarga dan Game Addiction Scale (GAS) untuk mengukur tingkat online gaming addiction. Data dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil: Pola asuh keluarga pada siswa MTs Negeri 7 Jember didominasi oleh pola asuh demokratis, sedangkan tingkat online gaming addiction sebagian besar berada pada kategori ringan. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pola asuh keluarga dengan online gaming addiction pada remaja siswa di MTs Negeri 7 Jember (p < 0,005). Kesimpulan: Pola asuh keluarga memiliki hubungan dengan online gaming addiction pada remaja. Penerapan pola asuh yang tepat, komunikasi yang baik, serta pengawasan orang tua diperlukan untuk mencegah perilaku online gaming addiction pada remaja.




