MENGUKUR KESENJANGAN: PENERAPAN PRINSIP TRIPLE BOTTOM LINE PADA UMKM DIGITAL INDONESIA (STUDI ANALISIS KONTEN KUALITATIF 2018-2023)

Penulis

  • R. Arya Dewabrata Widjayawardana Universitas Budi Luhur Penulis
  • Selamet Riyadi Universitas Budi Luhur Penulis

Kata Kunci:

Triple Bottom Line, UMKM Digital, Marketplace, Greenwashing, Pelaporan Keberlanjutan

Abstrak

Tujuan: Penelitian ini menganalisis sejauh mana UMKM digital di marketplace Indonesia menerapkan prinsip Triple Bottom Line (TBL) dan memetakan kesenjangan antara klaim keberlanjutan dan praktik yang tercermin dalam jejak digital mereka.  Metode: Studi kualitatif dengan analisis konten deduktif terhadap laporan keberlanjutan tiga platform (GoTo, Sea Group, Bukalapak) dan profil 15 UMKM yang mengklaim ramah lingkungan pada periode 2018–2023. Deskripsi produk, profil toko, dan ulasan konsumen dikodekan ke dalam dimensi people – planet – profit.  Temuan: Narasi profit paling dominan, sementara aspek people dan planet cenderung berupa slogan tanpa indikator dampak yang jelas. Komitmen keberlanjutan di tingkat platform belum sepenuhnya terhubung dengan fitur, tata kelola, dan insentif bagi UMKM. Orisinalitas: Studi ini mengajukan konsep “kesenjangan digital TBL” dan merekomendasikan desain kebijakan, fitur, serta mekanisme verifikasi untuk memperkuat transparansi klaim keberlanjutan UMKM.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-01