STRATEGI DIGITAL MARKETING, KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA, DAN EDUKASI WISATA TERHADAP KINERJA PENGELOLAAN WISATA LADANG EDUKASI DI KECAMATAN SUNGGAL, KABUPATEN DELI SERDANG

Penulis

  • Nurul Andika Universitas Pembangunan Panca Budi Penulis
  • M. Chaerul Rizky Universitas Pembangunan Panca Budi Penulis
  • Dewi Nurmasari Pane Universitas Pembangunan Panca Budi Penulis
  • Ryan Hidayat Pratama Universitas Pembangunan Panca Budi Penulis
  • Fadillah Raka Nasution Universitas Pembangunan Panca Budi Penulis

Kata Kunci:

Digital Marketing, Kapasitas SDM, Edukasi Wisata, Kinerja Pengelolaan Wisata, Wisata Ladang Edukasi

Abstrak

Analisis pada penelitian ini diarahkan untuk mengukur dampak dari digital marketing, kapasitas sumber daya manusia (SDM), dan edukasi wisata terhadap kinerja pengelolaan wisata ladang edukasi di Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif melalui rancangan penelitian korelasional. Data primer dikumpulkan dengan membagikan kuesioner kepada 50 orang responden yang mencakup pengelola dan pemangku kepentingan dalam operasional wisata ladang edukasi. Penentuan sampel dalam studi ini menerapkan metode purposive sampling. Selanjutnya, data yang terkumpul diuji menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan aplikasi statistik SPSS. Temuan empiris membuktikan bahwa digital marketing memicu dampak positif sekaligus signifikan terhadap kinerja pengelolaan wisata karena memiliki nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Faktor kapasitas SDM juga memperlihatkan hasil yang serupa, yaitu berpengaruh positif dan signifikan dengan capaian nilai signifikansi sebesar 0,035 < 0,05. Begitu pula dengan variabel edukasi wisata yang menunjukkan kontribusi positif dan signifikan terhadap kinerja pengelolaan wisata melalui nilai signifikansi 0,029 < 0,05. Bila diuji secara bersama-sama, ketiga variabel bebas tersebut terbukti berpengaruh nyata terhadap kinerja pengelolaan wisata. Hal ini didasarkan pada perolehan nilai F hitung yang mencapai angka 15,603 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R Square) yang dihasilkan adalah 0,504. Angka tersebut menjelaskan bahwa variasi pada kinerja pengelolaan wisata sebesar 50,4% ditentukan oleh faktor digital marketing, kapasitas SDM, dan edukasi wisata. Melalui hasil analisis ini, studi memberikan simpulan bahwa optimalisasi taktik pemasaran digital, pembenahan mutu kompetensi SDM, dan perluasan program edukasi wisata menjadi pilar krusial demi mendorong kemajuan kinerja pengelolaan wisata secara kontinu.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-01