PENGARUH PERSEPSI MANFAAT DAN PERSEPSI KEMUDAHAN PENGGUNAAN TERHADAP KEPUTUSAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI QRIS
Kata Kunci:
QRIS, Persepsi Manfaat, Persepsi Kemudahan Penggunaan, Keputusan PenggunaanAbstrak
Inovasi teknologi digital di bidang keuangan yaitu teknologi QRIS saat ini mulai banyak digunakan oleh masyarakat, karena sangat membantu dalam mempermudah kegiatan transaksi atau pembayaran. Teknologi QRIS yang berbentuk aplikasi pembayaran elektronik atau digital tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan dari segi pengguna, penyedia aplikasi dan aplikasi itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat untuk memutuskan menggunakan teknologi QRIS. Persepsi manfaat dan persepsi kemudahan penggunaan termasuk dalam sisi perilaku konsumen menurut model Technology Acceptance Model (TAM) atau model TAM. Model TAM merupakan model yang menganalisis dua faktor (persepsi manfaat dan persepsi kemudahan penggunaan) yang dapat mempengaruhi niat atau perilaku seseorang untuk menggunakan teknologi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dan cara pengumpulan datanya adalah dengan menyebarkan kuesioner kepada masyarakat di wilayah Karawang. Data yang didapat kemudian diuji menggunakan analisis regresi linear berganda dengan alat analisis SPSS versi 25. Pengujian dalam penelitian ini adalah uji pengaruh secara parsial dan pengaruh secara simultan antara variabel persepsi kebermanfaatan (X1), persepsi kemudahan penggunaan (X2), keputusan penggunaan QRIS (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secara simultan antara persepsi manfaat dan persepsi kemudahan penggunaan terhadap keputusan penggunaan. Dan secara parsial persepsi manfaat (X1) tidak berpengaruh terhadap keputusan penggunaan (Y) sedangkan persepsi kemudahan penggunaan (X2) berpengaruh terhadap keputusan penggunaan (Y).