RELEVANSI PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT DALAMMENGHADAPI TANTANGAN GLOBALISASI
Kata Kunci:
Pancasila, Sistem Filsafat, Globalisasi, Nilai Kebangsaan, Ketahanan IdeologisAbstrak
Pancasila sebagai sistem filsafat bangsa Indonesia merupakan fondasi nilai yang menjiwai seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Di tengah era globalisasi yang ditandai dengan pesatnya kemajuan teknologi, liberalisasi ekonomi, dan masuknya berbagai nilai lintas budaya, keberadaan Pancasila menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah bagaimana relevansi Pancasila sebagai sistem filsafat dalam merespons dinamika globalisasi serta perubahan nilai-nilai sosial dan budaya di masyarakat Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, penelitian ini mengkaji berbagai literatur ilmiah dan dokumen kebijakan yang berkaitan dengan filsafat Pancasila dan fenomena globalisasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pancasila memiliki kelenturan filosofis yang memungkinkan adaptasi terhadap perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri dan nilai dasarnya. Sebagai sistem filsafat, Pancasila mampu menjadi pedoman kritis dan etis dalam menyaring pengaruh global agar tetap sejalan dengan karakter dan kepribadian bangsa Indonesia. Oleh karena itu, penguatan dan revitalisasi nilai-nilai Pancasila melalui pendidikan, kebijakan publik, serta praktik kehidupan sosial menjadi langkah penting dalam memperkokoh ketahanan ideologis bangsa. Dengan menjadikan Pancasila sebagai landasan berpikir dan bertindak di tengah arus globalisasi, Indonesia dapat tetap maju dan terbuka terhadap perubahan tanpa kehilangan akar moral dan identitas nasionalnya.




