DI ANTARA SUKU BUNGA DAN TEKNOLOGI: MENELUSURI PENGARUH BI RATE TERHADAP PROFITABILITAS FINTECH DI INDONESIA
Kata Kunci:
BI Rate, Profitabilitas, Fintech Lending, Return on Assets (ROA), Kebijakan MoneterAbstrak
Penelitian ini mengeksplorasi dampak BI Rate sebagai instrumen kebijakan moneter terhadap profitabilitas perusahaan fintech lending di Indonesia dalam periode 2020–2024. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode asosiatif kausal, studi ini bertujuan untuk menguji hubungan kausal antara variabel independen, yaitu BI Rate (X), dan variabel dependen, yaitu Return on Assets (ROA) (Y). Data yang digunakan bersumber dari publikasi resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia, yang memastikan keakuratan dan reliabilitas analisis. Hasil pengujian empiris menunjukkan bahwa BI Rate memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ROA fintech pada tingkat signifikansi 10%. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,660 mengindikasikan bahwa 66% variasi dalam profitabilitas fintech dapat dijelaskan oleh fluktuasi BI Rate, sementara 34% sisanya dipengaruhi oleh faktor eksternal lainnya. Secara keseluruhan, meskipun peningkatan BI Rate cenderung menaikkan biaya pendanaan, perusahaan fintech mampu beradaptasi melalui peningkatan efisiensi digital dan diversifikasi produk, sehingga tetap mempertahankan tingkat profitabilitas yang stabil. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi literatur kebijakan moneter dan praktik industri fintech, dengan implikasi untuk pengembangan strategi yang lebih tangguh di tengah dinamika ekonomi global.




