ALAT PEMOTONG SINGKONG PADA INDUSTRI KERIPIK SINGKONG DENGAN KAPASITAS 6 KG MENGGUNAKAN MESIN PENGGERAK MOTOR LISTRIK 200 WATT
Kata Kunci:
Singkong, Alat Pemotong Singkong, Motor Listrik, Quality Function Deployment (QFD), ErgonomiAbstrak
Singkong atau ketela pohon merupakan umbi atau akar pohon yang menjadi salah satu bahan makanan pokok di Indonesia selain padi. Singkong dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan pokok maupun cemilan yang dapat dikonsumsi sehari-hari dari berbagai kalangan. Di Indonesia, singkong sangat mudah tumbuh sehingga bahan baku singkong mudah di dapatkan. Salah satu hasil pengolahan singkong yang paling banyak digemari dan dijumpai di kalangan masyarakat yaitu keripik singkong. Saat ini, kripik singkong dapat ditemui di pasar tradisional, pedagang kaki lima, ataupun di supermarket. Keripik singkong yang dijual sangat bervariasi mulai dari bentuk dan rasa. Kerpik ini dapat diproduksi oleh industri rumah tangga maupun industri besar lainnya. (Wati dan Murnawan, 2022). Pada UMKM dua putri yang beralamat di Desa Sumur Kec. Brangsong Kab. Kendal Jawa Tengah. UMKM Dua Putri bergerak dalam bidang pengolahan singkong, proses pemotongan singkong masih dilakukan secara manual menggunakan pisau atau alat sederhana, sehingga sering kali menimbulkan permasalahan dalam hal efisiensi waktu dan ketepatan hasil potongan. Proses pemotongan yang dilakukan secara manual membutuhkan waktu yang cukup lama dan tenaga kerja yang lebih banyak, sedangkan ketebalan irisan singkong yang dihasilkan sering kali tidak seragam. Ketidaksesuaian ketebalan ini berpengaruh terhadap kualitas produk akhir, seperti hasil penggorengan yang tidak merata dan tekstur produk yang kurang konsisten. Melihat permasalahan tersebut, diperlukan suatu inovasi berupa alat pemotong singkong berbasis mesin yang mampu meningkatkan efisiensi dan menghasilkan potongan dengan ketebalan yang lebih seragam. Oleh karena itu, dalam penelitian ini akan dilakukan perancangan dan pembuatan alat pemotong singkong menggunakan mesin berdaya 1 HP, yang diharapkan dapat membantu UMKM dalam mempercepat proses produksi serta meningkatkan kualitas hasil olahan singkong.




