PENGARUH LITERASI, KESIAPAN TEKNOLOGI, DAN TRANSAKSI DIGITAL TERHADAP PEMBAYARAN QRIS PADA UMKM DI KAWASAN WISATA BALIGE KABUPATEN TOBA

Penulis

  • Ronal Donra Sihaloho Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Penulis
  • Liskawati Sihaloho Universitas Quality Berastagi Penulis
  • Yesika Angelina Tamba Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Penulis

Kata Kunci:

Literasi, Kesiapan Teknologi, Transaksi Digital, Pembayaran Qris

Abstrak

Pembayaran Qris merupakan standar nasional pembayaran berbasis kode QR yang dikembangkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Pembayaran menggunakan Qris harus memperhatikan pemahaman para UMKM tentang literasi, kesiapan teknologi dan transaksi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi, kesiapan teknologi, dan transaksi digital terhadap Pembayaran Qris pada UMKM di Kawasan Wisata Balige di Kabupaten Toba. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100 UMKM yang ada di kawasan wisata Balige, Kabupaten Toba, dengan menggunakan teknik non probability sampling dengan menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis linier berganda dengan SEM (Stuctural Equation Modeling) SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial literasi berpengaruh signifikan terhadap Pembayaran Qris pada UMKM di Kawasan Wisata Balige di Kabupaten Toba, secara parsial kesiapan teknologi berpengaruh signifikan terhadap Pembayaran Qris pada UMKM di Kawasan Wisata Balige di Kabupaten Toba, secara parsial transaksi digital berpengaruh signifikan terhadap Pembayaran Qris pada UMKM di Kawasan Wisata Balige di Kabupaten Toba, dan secara simultan literasi, kesiapan teknologi, dan transaksi digital berpengarih signifikan terhadap Pembayaran Qris pada UMKM di Kawasan Wisata Balige di Kabupaten Toba

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-01