SETTLEMENT AND RESOLUTION PROSEDUR
Kata Kunci:
Manajemen Konflik, Conflict Settlement, Conflict Resolution, Prosedur Penyelesaian Konflik, Solusi BerkelanjutanAbstrak
Artikel ini mengkaji prosedur settlement dan resolution sebagai dua pendekatan utama dalam manajemen konflik organisasi. Melalui kajian literatur yang bersumber dari teori-teori manajemen konflik kontemporer, artikel ini membahas empat permasalahan pokok: (1) perbedaan konseptual antara conflict settlement dan conflict resolution dalam perspektif manajemen konflik; (2) prosedur penerapan settlement dan resolution sebagai mekanisme penyelesaian konflik dalam konteks organisasi; (3) faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas penerapan kedua prosedur tersebut; dan (4) perbandingan antara kedua pendekatan dalam menghasilkan solusi konflik yang berkelanjutan (sustainable). Hasil kajian menunjukkan bahwa settlement bersifat formal dan proseduralmenghasilkan kesepakatan yang mengikat namun tidak selalu menyentuh akar permasalahan konfliksedangkan resolution bersifat relasional dan transformasional, berupaya menghilangkan penyebab mendasar konflik demi terciptanya hubungan jangka panjang yang lebih harmonis. Kedua pendekatan tidak bersifat eksklusif, melainkan saling melengkapi dalam satu sistem manajemen konflik yang efektif. Efektivitas penerapannya dipengaruhi oleh gaya manajemen konflik, metode yang digunakan, struktur organisasi, interaksi komunikatif, perbedaan individu, dan pendekatan kepemimpinan. Artikel ini merekomendasikan integrasi sekuensial antara settlement dan resolution sebagai strategi pengelolaan konflik yang adaptif dan berkelanjutan dalam organisasi modern.




