PENGARUH LITERASI KEUANGAN DIGITAL, INTENSITAS PENGGUNAAN E-WALLET , DAN MOTIVASI PROMOSI TERHADAP GAYA HIDUP KONSUMTIF LAKI-LAKI PEROKOK AKTIF DI SURAKARTA
Kata Kunci:
Literasi Keuangan Digital, Intensitas Penggunaan E-Wallet, Motivasi Promosi, Dan Gaya Hidup KonsumtifAbstrak
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan pada sistem pembayaran masyarakat melalui penggunaan e-wallet yang memberikan kemudahan, kecepatan, dan efisiensi dalam bertransaksi. Di sisi lain, kemudahan tersebut juga berpotensi mendorong peningkatan gaya hidup konsumtif, terutama pada kelompok masyarakat yang memiliki intensitas transaksi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) pengaruh literasi keuangan digital terhadap gaya hidup konsumtif laki-laki perokok aktif di Surakarta, 2) pengaruh intensitas penggunaan e-wallet terhadap gaya hidup konsumtif laki-laki perokok aktif di Surakarta, dan 3) pengaruh motivasi promosi terhadap gaya hidup konsumtif laki-laki perokok aktif di Surakarta. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada responden. Sampel penelitian berjumlah 100 responden laki-laki perokok aktif di Kota Surakarta yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi, dan studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif, uji instrumen penelitian, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi (R²). Hasil uji t menunjukkan bahwa literasi keuangan digital, intensitas penggunaan e-wallet, dan motivasi promosi berpengaruh signifikan terhadap gaya hidup konsumtif laki-laki perokok aktif di Surakarta. Hasil uji F menunjukkan bahwa model regresi layak digunakan untuk memprediksi pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen, sehingga ketiga variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap gaya hidup konsumtif. Nilai koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa variasi gaya hidup konsumtif dapat dijelaskan oleh variabel literasi keuangan digital, intensitas penggunaan e-wallet, dan motivasi promosi, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian, seperti kontrol diri, tingkat pendapatan, pengaruh teman sebaya, gaya hidup digital, perilaku keuangan, serta faktor psikologis lainnya.




