KAJIAN FENOMENOLOGI MANAJEMEN RISIKO BERKAITAN DENGAN PROMOSI KEPADA MASYARAKAT PAPUA DARI PENYEBARAN HIV / AIDS
Kata Kunci:
Manajemen Risiko, Promosi, HIV & AIDSAbstrak
Suasana Kota Jayapura serta situasi Provinsi Papua memiliki risiko masyarakat yang terinfeksi HIV / AIDS sangat tinggi. Dimana tingginya masyarakat yang terinfeksi HIV / AIDS memberikan pekerjaan berat kepada Pemerintah Provinsi Papua melalui Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Papua untuk menyampaikan informasi yang massif terkait HIV / AIDS ke seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Papua. Penyampaian informasi terkait denganwaspada terinfeksi HIV / AIDS perlu disampaikan denganberbagai metode dan strategi, salah satu bentuk denganmelaksanakan promosi pelayanan kesehatan denganpromosi waspada tertular HIV / AIDS denganmotto sa jaga ko, ko jaga sa. Promosi adalah salah satu strategi media komunikasi untuk menyampaikan sebuah pesan yang menyentuh masarakat, serta mampu dilaksanakan sebagai metode penyampaian sebuah penmampu dan nasihat yang elegan terhadap masyarakat di Provinsi Papua. Pemerintah daerah di Provinsi Papua melalui Komisi Pelayanan Daerah Provinsi Papua melaksanakan Promosi kegiatan pelayanan terhadap Masyarakat yang rentan terinfeksi virus HIV / AIDS denganmenggunakan kondom, dan sebuah motto sa jaga ko, ko jaga sa terhadap virus HIV / AIDS, untuk memberikan informasi terhadap risiko ancaman HIV / AIDS atas masyarakat di Provinsi Papua agar mampu melakukan penangkalan dan pencegahan terhadap penyakit HIV / AIDS denganmemanfaatkan kontrasepsi kondom dengantujuan utama tingkat transmisi virus HIV / AIDS tidak meningkat jumlah penderita yang terinfeksi. Metode peneletian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dimana penelitian ini menggali pemahaman informan penelitian terkait makna-makna dari Promosi pelayanan masyarakat terhadap penangkalan penyebaran virus HIV / AIDS. Informan penelitian antara lain dua puluh orang informan denganlatar belakang dan kondisi budaya yang beragam. Dari pembahasan peneltian ini ditemukan hasil adalah informan yang menangkap makna Promosi tersebut seperti informan Pekerja Seks Komersial, Tenaga Kesehatan, Lembaga Swadaya Masyarakat, Pendeta dan Pekerja social lainnya, Proposisi penelitian adalah Promosi dan atau iklan masyarakat yang tersampaikan kepada masyarakat di provinsi Papua mampu dipahami dan dimengerti denganbaik, Materi promosi mampu terserap denganmenggunakan media audio dan visual. Pesan Promosi mampu dimaknai informan melalui promosi di televise, surat kabar dan media social lainnya