PENGARUH RETURN ON EQUITY (ROE) DAN DEBT TO EQUITY RATIO (DER) TERHADAP HARGA SAHAM SUBSEKTOR TEKSTIL DAN GARMEN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2024

Penulis

  • Riska Aprilia Universitas Ekuitas Indonesia Penulis
  • Erika Meuthia Indryanti Universitas Ekuitas Indonesia Penulis
  • Zakia Gibrany Hidayat Universitas Ekuitas Indonesia Penulis

Kata Kunci:

Harga Saham, Return On Equity (ROE), Debt To Equity Ratio (DER), Tekstil dan Garmen, Anomali Fundamental

Abstrak

Industri tekstil dan garmen merupakan salah satu sektor manufaktur strategis di Indonesia yang berperan penting dalam penyerapan tenaga kerja dan kontribusi ekspor. Namun, selama periode 2020–2024 sektor ini menghadapi tekanan signifikan akibat ketidakpastian ekonomi global, kenaikan biaya produksi, serta dampak lanjutan pandemi COVID-19 yang memicu volatilitas harga saham. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris pengaruh Return On Equity (ROE) dan Debt To Equity Ratio (DER) terhadap harga saham perusahaan subsektor tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sekaligus menguji keberadaan fenomena fundamental anomaly. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif, berdasarkan data sekunder dari laporan keuangan tahunan 16 perusahaan selama periode 2020–2024. Analisis dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS, disertai pengujian asumsi klasik serta penanganan data melalui transformasi logaritma natural, eliminasi outlier menggunakan boxplot, dan koreksi autokorelasi dengan metode Cochrane–Orcutt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROE dan DER secara simultan berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Secara parsial, ROE berpengaruh signifikan namun bernilai negatif, sedangkan DER berpengaruh signifikan dan positif terhadap harga saham. Temuan ini mengindikasikan bahwa dalam subsektor tekstil dan garmen, respons pasar tidak semata ditentukan oleh profitabilitas, melainkan lebih dipengaruhi oleh persepsi risiko industri dan pengelolaan struktur modal. Penelitian ini menegaskan adanya pergeseran perilaku investor dalam menafsirkan indikator fundamental pada sektor yang rentan terhadap dinamika global, serta menyarankan penelitian selanjutnya untuk memasukkan variabel eksternal guna memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pembentukan harga saham.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-01