ANALISIS STRATEGI PERSONAL BRANDING DALAM MEMBANGUN KREDIBILITAS: STUDI KASUS KEBIJAKAN "NAKAL DIBAWA KE BARAK" DEDI MULYADI
Kata Kunci:
Personal Branding, Kredibilitas, Dedi Mulyadi, Kebijakan Publik, Strategi KomunikasiAbstrak
Personal branding telah menjadi elemen krusial di era digital untuk membangun kredibilitas dan diferensiasi profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep, elemen, dan strategi pembentukan personal branding, serta menganalisis implementasinya melalui studi kasus kebijakan "Nakal Dibawa ke Barak" oleh Dedi Mulyadi. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif terhadap fenomena sosial berdasarkan literatur yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa personal branding yang kuat dibangun melalui delapan hukum utama Montoya dan lima elemen Circle-P. Studi kasus Dedi Mulyadi mengonfirmasi bahwa kebijakan tegas dapat memperkuat spesialisasi dan visibilitas brand, meskipun memicu dualisme persepsi publik. Disimpulkan bahwa kunci keberhasilan personal branding terletak pada konsistensi, autentisitas, dan pemberian nilai tambah kepada audiens




