REKONSILIASI
Kata Kunci:
Rekonsiliasi, Manajemen Konflik, Empati, Praktik Restoratif, Pemberdayaan BudayaAbstrak
Rekonsiliasi dalam manajemen konflik merupakan suatu proses penting yang bertujuan untuk memperbaiki hubungan antara pihak-pihak yang mengalami pertentangan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep, sifat, dan tahapan rekonsiliasi, serta peran empati dan pemberdayaan budaya dalam memperkuat proses rekonsiliasi. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan dengan memanfaatkan berbagai sumber tertulis seperti buku, jurnal, dan artikel ilmiah. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa rekonsiliasi bukan sekadar kesepakatan formal, melainkan sebuah proses yang bertahap dan sukarela yang melibatkan pengakuan kebenaran, permohonan maaf yang tulus, pemberian maaf, dan komitmen terhadap pemulihan bersama. Rekonsiliasi juga diperkuat melalui praktik restoratif, penyembuhan psikologis, serta pendekatan budaya seperti seni dan upacara tradisional. Dalam konteks organisasi, budaya kerja yang inklusif dan aman secara psikologis sangat mendukung terwujudnya rekonsiliasi yang berkelanjutan.




