ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU BIJI KOPI MENGGUNAKAN METODE EOQ PADA KOPI MANGLAYANG
Kata Kunci:
Pengendalian Persediaan, Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock, Reorder Point, Total Inventory Cost (TIC)Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengendalian persediaan bahan baku biji kopi yang diterapkan oleh Kopi Manglayang, menentukan pengendalian persediaan yang optimal menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock, Reorder Point (ROP), dan Total Inventory Cost (TIC), serta membandingkan efisiensi biaya persediaan antara sistem yang diterapkan perusahaan dengan metode EOQ. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kopi Manglayang melakukan pengadaan bahan baku sebanyak 4 kali dalam satu tahun dengan total pengadaan sebesar 3.000 kg dan total pemakaian sebesar 2.900 kg sehingga masih terdapat sisa persediaan sebesar 100 kg. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan metode EOQ diperoleh jumlah pemesanan ekonomis sebesar 1.495 kg per pemesanan dengan frekuensi pemesanan sebanyak 2 kali dalam satu tahun, Safety Stock sebesar 15 kg, dan Reorder Point (ROP) sebesar 336 kg. Total Inventory Cost (TIC) menggunakan metode EOQ sebesar Rp30.935.413,03 per tahun, lebih rendah dibandingkan sistem perusahaan sebesar Rp60.000.000 per tahun, sehingga metode EOQ mampu memberikan penghematan biaya persediaan sebesar Rp29.064.586,97 atau sekitar 48,44%. Dengan demikian, metode Economic Order Quantity (EOQ) dapat menjadi alternatif yang lebih efisien dalam pengendalian persediaan bahan baku biji kopi pada Kopi Manglayang




