STRATEGI PENGEMBANGAN PEMASARAN DIGITAL DAN INOVASI PRODUK PADA UMKM COFFEE SHOP: STUDI KASUS KANOPÉE COFFEE JATINANGOR
Kata Kunci:
Kanopée Coffee, Pemasaran Digital, Brand Awareness, Brand Interest, Inovasi MenuAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya brand awareness dan brand interest pada Kanopée Coffee, sebuah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) coffee shop yang beroperasi di kawasan Jatinangor sejak Juli 2024. Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi pengembangan pemasaran digital dan inovasi produk guna meningkatkan brand awareness serta brand interest Kanopée Coffee. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya tingkat kesadaran dan ketertarikan konsumen terhadap konten digital Kanopée Coffee, serta belum optimalnya kesesuaian menu minuman dengan preferensi pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif-kuantitatif terapan dengan kerangka design thinking melalui tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test, yang diterapkan pada dua strategi utama, yaitu Content & Campaign Deliverables dan Entrepreneurship & Innovation Output. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan survei kepada konsumen, kemudian dianalisis dengan dukungan Business Model Canvas (BMC) dan New Product Development (NPD). Hasil implementasi menunjukkan bahwa strategi content pillar dan content calendar yang terstruktur berhasil meningkatkan engagement rate Instagram dari 5,34% menjadi 7,37%, brand awareness dari 42,4% menjadi 64%, serta brand interest dari 6% menjadi 20%. Sementara itu, inovasi dua menu baru, yaitu Dirty Latte dan Berry Tea, mencatatkan rata-rata penjualan sebesar 46 transaksi per minggu, melampaui target awal sebesar 30 transaksi per minggu. Hasil proyek menunjukkan bahwa integrasi strategi pemasaran digital dan inovasi produk berpotensi meningkatkan keterlibatan konsumen, memperkuat citra merek, serta mendorong peningkatan penjualan secara berkelanjutan di tengah persaingan industri coffee shop di Jatinangor.




