ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK RITEL MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS DALAM UPAYA MEMINIMALKAN KECACATAN PRODUK MAKANAN HEWAN PADA INDO PETSHOP JALAN KARAWITAN KOTA BANDUNG

Penulis

  • Muhamad Vicky Akbar Faturohman Universitas Ekuitas Penulis
  • Resi Juariah Susanto Universitas Ekuitas Penulis

Kata Kunci:

Pengendalian Kualitas, Produk Ritel, Seven Tools, Kecacatan Produk, Manajemen Operasional

Abstrak

Indo Petshop Jalan Karawitan menghadapi kendala operasional berupa tingkat kecacatan produk ritel sebesar 1,21% (448 unit cacat dari 37.027 unit persediaan barang), yang melampaui batas toleransi maksimal perusahaan sebesar 1% selama periode Agustus 2024-Desember 2025. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses pengendalian kualitas dan mengidentifikasi akar penyebab kecacatan menggunakan metode Seven Tools. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui observasi dan wawancara, serta data sekunder dari laporan stock opname perusahaan. Hasil analisis Seven Tools menunjukkan bahwa kecacatan didominasi oleh kerusakan fisik. Diagram Pareto membuktikan berlakunya prinsip 80/20, di mana tiga jenis cacat utama kemasan sobek (37,72%), kontaminasi hama (34,15%), dan kaleng penyok (24,33%) secara kumulatif menyumbang 96,21% dari total kecacatan. Analisis Peta Kendali (P-Chart) membuktikan proses tidak stabil (out of control) pada periode SO 3 dengan tingkat kecacatan 1,80%. Diagram Fishbone mengidentifikasi akar masalah yang berasal dari faktor manusia yang terburu-buru, lingkungan gudang yang buruk, inkonsistensi rotasi First In First Out (FIFO), material kemasan yang tipis, dan minimnya alat bantu. Simpulannya, sistem pengendalian kualitas perusahaan saat ini masih bersifat reaktif, sehingga direkomendasikan penerapan sistem preventif melalui pembaruan Standard Operating Procedure (SOP) penanganan barang dan perbaikan infrastruktur gudang secara menyeluruh.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-01