ARTIFICIAL INTELLIGENCE AND DIGITAL PLATFORMS IN EDUCATIONAL COUNSELING: STRENGTHENING SUSTAINABLE STUDENT WELL-BEING IN WEST SUMATRA

Penulis

  • Sri Wet Susanti Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Penulis
  • M Ihsan Al Fikri Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Penulis
  • Riyadi Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Penulis
  • Welni Amelia Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Penulis
  • Demina Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Penulis

Kata Kunci:

Kecerdasan Buatan, Konseling Digital, Kesejahteraan Siswa, Konseling Pendidikan.

Abstrak

Integrasi kecerdasan buatan dan platform digital dalam konseling pendidikan telah muncul sebagai salah satu inovasi paling strategis untuk mengatasi keterbatasan layanan konseling di Indonesia. Di Sumatera Barat, permintaan konseling terus meningkat, sementara jumlah konselor profesional masih jauh di bawah standar ideal. Studi kualitatif ini mengkaji bagaimana teknologi digital, termasuk aplikasi konseling daring, analitik prediktif, dan chatbot berbasis AI, dapat memperkuat layanan konseling dan mendukung kesejahteraan siswa yang berkelanjutan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan 12 konselor dari Padang, Bukittinggi, dan Solok, dilengkapi dengan analisis dokumen dan literatur akademis. Temuan menunjukkan bahwa platform digital memperluas aksesibilitas layanan, mempercepat deteksi dini masalah akademik dan emosional, serta meningkatkan responsivitas konselor. Namun, studi ini juga mengidentifikasi tantangan seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur internet, dan masalah etika terkait privasi data. Analisis menunjukkan bahwa pendekatan hibrida yang menggabungkan kecerdasan emosional konselor dengan kemampuan analitis AI merupakan model yang paling tepat untuk diterapkan di Sumatera Barat. Integrasi teknologi yang berhasil juga harus mempertimbangkan nilai-nilai budaya Minangkabau dan prinsip-prinsip moral agama yang tertanam dalam praktik sehari-hari. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya kerangka kerja etika dan kebijakan pendidikan yang mendukung penggunaan teknologi yang aman, inklusif, dan kontekstual. Temuan ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi pengembangan layanan konseling berbasis teknologi, baik di tingkat sekolah maupun tingkat kebijakan regional.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-01