ANALISIS INKONGRUENSI DIRI PADA KLIEN REMAJA DENGAN PENDEKATAN KONSELING SELF: STUDI KUANTITATIF DESKRIPTIF
Kata Kunci:
Konseling Self, Inkongruensi Diri, Self Nyata, Self Ideal, Kecemasan Remaja, Person-Centered Counseling, Carl Rogers, Conditions of Worth, Kongruensi Konselor, Unconditional Positive RegardAbstrak
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguraikan tingkat ketidaksesuaian antara diri yang sebenarnya dan diri yang diinginkan pada remaja yang menghadapi kecemasan berlebihan yang berkaitan dengan harapan akademis dan sosial, dengan memanfaatkan pendekatan konseling yang berfokus pada individu. Pendekatan yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi dan wawancara mendalam dengan satu klien selama satu sesi konseling. Temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara diri yang nyata dan diri yang ideal, yang mengakibatkan kecemasan, meskipun ada perubahan positif awal melalui kondisi terapeutik yang mendasar. Hasil ini menegaskan bahwa konseling berbasis diri dapat efektif bahkan dalam hanya satu sesi, untuk memulai proses pengurangan ketidaksesuaian dan mendukung proses aktualisasi diri klien




