ANALISIS PENGGUNAAN METODE CPM DAN PERT DALAM MENENTUKAN WAKTU KEGIATAN PADA JEMBATAN

Penulis

  • Nerli Khairani Universitas Negeri Medan Penulis
  • Nancy Veronica Br Gultom Universitas Negeri Medan Penulis
  • Thiodore Salomo Braveman Siregar Universitas Negeri Medan Penulis
  • Vebrianto Ambarita Universitas Negeri Medan Penulis
  • Yonathan Sitorus Universitas Negeri Medan Penulis

Kata Kunci:

Manajemen Proyek, CPM, PERT, Jalur Kritis, Penjadwalan Konstruksi

Abstrak

Penjadwalan proyek merupakan aspek penting dalam pengendalian waktu pelaksanaan konstruksi, terutama pada proyek berskala besar seperti pembangunan jembatan. Ketidaktepatan waktu penyelesaian dapat menyebabkan pembengkakan biaya, penurunan efisiensi sumber daya, serta keterlambatan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis durasi penyelesaian proyek pembangunan jembatan menggunakan metode Critical Path Method (CPM) dan Program Evaluation and Review Technique (PERT) berdasarkan data time schedule yang diperoleh melalui studi literatur dari sumber sekunder. Metode CPM digunakan untuk mengidentifikasi jalur kritis dan durasi minimum proyek secara deterministik, sedangkan PERT digunakan untuk menganalisis ketidakpastian durasi aktivitas melalui pendekatan probabilistik. Hasil perhitungan CPM menunjukkan bahwa jalur kritis proyek adalah A → B → C → D → E → K → O → T → W → X dengan durasi total 63 minggu. Sementara itu, analisis PERT menghasilkan durasi ekspektasi sebesar 96,41 minggu dan perhitungan probabilitas menunjukkan bahwa proyek memiliki peluang 99,87% untuk selesai dalam 99 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CPM lebih efektif dalam menentukan durasi minimum dan aktivitas kritis, sedangkan PERT lebih akurat untuk memperkirakan risiko keterlambatan dan tingkat probabilitas penyelesaian proyek.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-01