ANALISIS GANGGUAN HUBUNG SINGKAT PENYULANG UNM DI GI PANAKKUKANG DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE ETAP 21.0.1
Kata Kunci:
Hubung Singkat, Penyulang UNM, ETAP 21.0.1, Arus Gangguan, GI PanakkukangAbstrak
Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan model analisis gangguan hubung singkat berbasis data aktual sistem distribusi 20 kV pada Penyulang UNM di Gardu Induk Panakkukang yang mengintegrasikan pendekatan komponen simetris dengan pemodelan detail jaringan menggunakan ETAP 21.0.1. Penelitian ini tidak hanya melakukan validasi kuantitatif antara metode analitis dan simulasi numerik dengan tingkat deviasi <1%, tetapi juga mengevaluasi sensitivitas arus gangguan terhadap variasi lokasi titik gangguan sepanjang penyulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besar arus gangguan hubung singkat pada Penyulang UNM di Gardu Induk Panakkukang, meliputi gangguan tiga fasa, dua fasa, serta satu fasa ke tanah dengan menggunakan metode perhitungan manual dan simulasi software ETAP 21.0.1. Data yang digunakan mencakup spesifikasi transformator, impedansi saluran, serta karakteristik penyulang sepanjang 4 km dengan penghantar AAAC 150 mm². Hasil perhitungan menunjukkan bahwa arus gangguan terbesar terjadi pada hubung singkat t iga fasa sebesar 11,770 kA, sedangkan hasil simulasi ETAP menghasilkan nilai 12,064 kA. Untuk gangguan dua fasa diperoleh arus 10,197 kA (manual) dan 10,448 kA (ETAP), sedangkan pada gangguan satu fasa ke tanah nilai arus lebih kecil yaitu sekitar 0,288 kA. Selisih antara hasil perhitungan manual dan simulasi berada di bawah 1%, sehingga metode perhitungan manual terbukti valid sebagai acuan. Analisis juga menunjukkan bahwa semakin jauh titik gangguan dari sumber, arus gangguan semakin kecil akibat bertambahnya impedansi saluran.




