ASSESSMENT CHALLENGES IN INDONESIAN SENIOR HIGH SCHOOL: A CASE STUDY ON INSTITUTIONAL, TEACHER, AND STUDENT PERSPECTIVES
Kata Kunci:
Asesmen Sekolah, Tantangan Guru, Pengalaman Siswa, Ujian Akhir Sekolah, Merdeka BelajarAbstrak
Asesmen di sekolah menengah atas merupakan komponen krusial yang memengaruhi kualitas pembelajaran, kinerja guru, dan kesejahteraan psikologis siswa. Penelitian ini bertujuan mengkaji tantangan asesmen di lingkungan SMA swasta Islam full-day di Pekanbaru, Riau, dari tiga perspektif: (1) tantangan institusional di tingkat sekolah, (2) kesulitan profesional yang dihadapi guru dalam merancang dan melaksanakan asesmen, dan (3) pengalaman siswa selama ulangan harian, Penilaian Akhir Semester (PAS), serta Ujian Akhir Sekolah (UAS). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga temuan utama: pertama, sekolah menghadapi tekanan ganda antara kepatuhan kebijakan Merdeka Belajar dan ekspektasi asesmen berbasis nilai; kedua, guru menghadapi keterbatasan waktu, rendahnya literasi asesmen formatif, dan inkonsistensi penilaian; ketiga, siswa menunjukkan gejala kecemasan ujian yang berdampak pada validitas hasil asesmen. Temuan ini menunjukkan perlunya keselarasan antara kebijakan asesmen nasional, pengembangan profesional guru, dan dukungan psikososial bagi siswa.




