HEGEMONI KEKUASAAN DALAM NOVEL UTARAKAN! SEPATU SAJA PUNYA HAK, APALAGI MANUSIA KARYA DEBORA DANISA: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA
Kata Kunci:
Hegemoni, Sosiologi Sastra, NovelAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk hegemoni kekuasaan total, merosot, dan minimum yang terdapat dalam novel Utarakan Sepatu Saja Punya Hak, Apalagi Manusia karya Debora Danisa. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan ialah peneliti membaca terlebih dahulu novel yang dijadikan objek penelitian, kemudian peneliti menyimak bentuk-bentuk hegemoni kekuasaan yang terdapat dalam novel, kemudian peneliti mencatat bentuk-bentuk hegemoni kekuasaan yang terdapat dalam novel. Adapun teknik analisis data yang dilakukan ialah mengidentifikasi bentuk-bentuk hegemoni kekuasaan yang terdapat dalam novel, lalu mengklasifikasikannya ke dalam bentuk hegemoni kekuasaan total, merosot atau minimum, lalu mendeskripsikan dan menyimpulkan data yang terdapat novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Utarakan Sepatu Saja Punya Hak, Apalagi Manusia karya Debora Danisa memiliki bentuk hegemoni kekuasaan total, merosot, dan minimum.




