MENUMBUHKAN BUDAYA PEDULI LINGKUNGAN MELALUI LITERASI EKOTEOLOGI DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH ADIWIYATA
Kata Kunci:
Budaya Peduli Lingkungan, Literasi Ekoteologi, Pendidikan Agama Islam, Sekolah AdiwiyataAbstrak
Penelitian tentang pendidikan lingkungan berbasis agama umumnya masih memposisikan ekoteologi pada tataran normatif dan konseptual, sementara itu kajian empiris yang menelaah penerapan literasi ekoteologi secara terintegrasi dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam, khususnya di Sekolah Adiwiyata masih terbatas. Kondisi ini menunjukkan adanya celah penelitian terkait praktik internalisasi nilai-nilai ekoteologi dalam pembelajaran PAI dan kontribusinya terhadap pembentukan budaya peduli lingkungan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep ekoteologi dalam kurikulum PAI, menganalisis peran literasi ekoteologi dalam menumbuhkan budaya peduli lingkungan, serta mengidentifikasi tantangan penerapannya di SMP Negeri 4 Cepiring dan MTs NU 08 Gemuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen yang melibatkan peserta didik, guru, kepala sekolah, serta tenaga kependidikan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian literasi ekoteologi dalam kurikulum PAI berperan dalam meningkatkan kesadaran ekologis sekaligus memperkuat karakter religius peserta didik, seperti sikap amanah, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan berbasis praktik, seperti kerja bakti, penanaman pohon, dan pengelolaan bank sampah, memperkuat pembiasaan perilaku peduli lingkungan. Namun demikian, keterbatasan sumber daya dan belum meratanya pemahaman sebagian guru menjadi kendala dalam menjaga keberlanjutan program.




