IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR: KEAKTIFAN PESERTA DIDIK DI TENGAH KETERBATASAN PRASARANA
Kata Kunci:
Kurikulum Merdeka, Pembelajaran Berpusat Pada Siswa, Keaktifan Peserta Didik, Sekolah Dasar, Penelitian KualitatifAbstrak
Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar bertujuan mewujudkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses belajar. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Sungai Miai 8 Banjarmasin dalam mendorong keaktifan peserta didik serta mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara semi terstruktur dengan kepala sekolah sebagai informan utama, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka mendukung pembelajaran yang lebih aktif dan berpusat pada peserta didik melalui kegiatan diskusi, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran kontekstual, dan pemanfaatan media pembelajaran kreatif. Keaktifan peserta didik meningkat yang ditunjukkan melalui keberanian bertanya, mengemukakan pendapat, dan berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran. Implementasi tersebut didukung oleh kolaborasi guru dan keterlibatan orang tua, tetapi masih menghadapi hambatan berupa kesiapan guru yang belum merata, beban administrasi, keterbatasan fasilitas, dan keberagaman kemampuan peserta didik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka memerlukan kesiapan sumber daya pendidikan serta dukungan kolaboratif warga sekolah.




