ASESMEN KURIKULUM BERBASIS CINTA: MENGUKUR DAN MENGUATKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI ERA MODERN

Penulis

  • Puteri Izzah Syafitri Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Penulis
  • Sholehuddin Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Penulis

Kata Kunci:

Asesmen Berbasis Cinta, Karakter, Kurikulum, Pendidikan Dasar

Abstrak

Penguatan karakter peserta didik menjadi salah satu tantangan utama pendidikan di era modern yang ditandai oleh perkembangan teknologi, perubahan sosial, serta menurunnya penerapan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Asesmen yang selama ini lebih berorientasi pada capaian akademik dinilai belum mampu mengukur dan mengembangkan karakter peserta didik secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh asesmen kurikulum berbasis cinta terhadap penguatan karakter peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik proportional random sampling, sedangkan data dikumpulkan melalui angket skala Likert yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Data dikumpulkan melalui survei lapangan menggunakan instrumen validasi instrumen asesmen berbasis cinta yang dikembangkan oleh peneliti. Hasil menunjukkan bahwa implementasi asesmen berbasis cinta secara signifikan Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05). Hipotesis diterima apabila nilai signifikansi (Sig.) lebih kecil dari 0,05, yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan atau pengaruh yang signifikan antara asesmen kurikulum berbasis cinta terhadap karakter peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen kurikulum berbasis cinta berpengaruh positif dan signifikan terhadap penguatan karakter peserta didik. Analisis ini bertujuan mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara penerapan asesmen kurikulum berbasis cinta dengan penguatan karakter peserta didik. Penghargaan terhadap sesama mampu meningkatkan perilaku positif peserta didik baik di lingkungan sekolah maupun dalam interaksi sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa asesmen kurikulum berbasis cinta dapat menjadi strategi evaluasi yang tidak hanya mengukur hasil belajar, tetapi juga memperkuat pendidikan karakter secara berkelanjutan sehingga mendukung terwujudnya pembelajaran yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan profil peserta didik yang berkarakter.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-01