PENGUATAN NUMERASI MELALUI MARKET DAY DI SD-SMPN SATU ATAP PRAMPELAN KECAMATAN KALIANGKRIK KABUPATEN MAGELANG

Penulis

  • Sholikhin Program Pasca Sarjana, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Penulis
  • Saryanto Program Pasca Sarjana, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Penulis
  • Suyono Program Pasca Sarjana, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Penulis

Kata Kunci:

Numerasi, Market Day, Pembelajaran Kontekstual, Sekolah Dasar, Pre-Eksperimental

Abstrak

Kemampuan numerasi tidak berhenti pada kecakapan melakukan operasi hitung, tetapi mencakup kemampuan menggunakan bilangan, data, dan penalaran kuantitatif untuk mengambil keputusan dalam situasi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perubahan kemampuan numerasi siswa setelah mengikuti kegiatan Market Day di SD-SMPN Satu Atap Prampelan, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one-group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan pada Mei 2026. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas VI yang berjumlah 23 orang dengan teknik total sampling. Intervensi Market Day dirancang sebagai pembelajaran kontekstual yang melibatkan penentuan harga, perhitungan modal dan pendapatan, transaksi jual beli, pemberian uang kembalian, pencatatan hasil penjualan, serta refleksi terhadap keputusan yang dibuat siswa. Data diperoleh melalui tes numerasi sebelum dan sesudah kegiatan, kemudian dianalisis menggunakan perbandingan rerata, persentase peningkatan, dan normalized gain dengan skor maksimum 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor numerasi meningkat dari 7,45 pada pretest menjadi 7,82 pada posttest. Selisih rerata sebesar 0,37 setara dengan peningkatan relatif 4,97%, sedangkan nilai normalized gain sebesar 0,15 berada pada kategori rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa Market Day berpotensi memperkuat numerasi melalui pengalaman autentik, meskipun perubahan yang terjadi masih terbatas. Durasi intervensi yang singkat, ukuran sampel kecil, tidak adanya kelompok kontrol, dan penggunaan data agregat membatasi penarikan kesimpulan kausal. Kegiatan serupa disarankan dilaksanakan secara berulang, disertai asesmen per indikator dan analisis data individual agar dampaknya dapat dinilai lebih kuat.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-01