PENGARUH WARNA PERMUKAAN TERHADAP PENYERAPANKALOR PADA MATERIAL BANGUNAN
Kata Kunci:
Warna Permukaan, Penyerapan Kalor, Radiasi Matahari,, Albedo, Material BangunanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri pengaruh variasi warna permukaan terhadap kemampuan material bangunan dalam menyerap energi panas dari radiasi matahari. Kajian ini memiliki nilai penting dalam konteks efisiensi energi dan pengendalian suhu ruang, terutama pada bangunan di wilayah tropis yang menerima paparan sinar matahari tinggi sepanjang tahun. Warna permukaan diketahui berperan dalam menentukan tingkat absorptivitas terhadap radiasi, yang selanjutnya memengaruhi jumlah energi panas yang diserap dan diteruskan ke dalam struktur bangunan. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan tiga sampel pelat aluminium yang diberi warna hitam, hijau , dan putih. Pengujian dilakukan di ruang terbuka di bawah sinar matahari langsung dengan bantuan termometer digital dan sensor termokopel. Data suhu dicatat setiap 10 menit selama durasi dua jam. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pelat berwarna hitam menunjukkan suhu rata-rata tertinggi (52,6°C), diikuti hijau (44,3°C), dan putih (38,5°C). Temuan tersebut menunjukkan bahwa semakin gelap warna permukaan, semakin besar kemampuan material menyerap energi radiasi. Secara teoritis, hasil ini sejalan dengan konsep radiasi termal dan albedo, di mana warna terang memiliki reflektansi tinggi dan absorptivitas rendah. Kesimpulannya, warna permukaan berperan penting dalam pengendalian termal bangunan. Penggunaan warna-warna terang direkomendasikan untuk bangunan di daerah beriklim panas karena dapat mengurangi penyerapan panas dan menekan kebutuhan pendinginan buatan.




