MEZBAH KELUARGA SEBAGAI PUSAT KEINTIMAN ROHANI
Kata Kunci:
Mezbah Keluarga, Buka Sabat, Gereja Masehi Advent Hari KetujuhAbstrak
Keluarga memegang peran penting sebagai fondasi gereja dalam pembentukann karakter anggota. Namun, realita yang terjadi menunjukan bahwa banyak keluarga Kristen, termasuk dalam lingkungan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK), tidak melaksanakan mezbah keluarga dengan sungguh-sungguh, termasuk di dalamnya ibadah Buka Sabat yang seharusnya menjadi ciri khas GMAHK. Maka dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model “Buka Sabat Bintang Lima” sebagai mezbah keluarga yang dapat mempererat hubungan keluarga dan menumbuhkan iman kepada Tuhan. Kajian penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Teori yang dikemukakan oleh Mangguali tentang delapan prinsip membangun mezbah keluarga. Dan model yang dihasilkan terdiri dari susunan ibadah : Puji-pujian, Hati ke hati, konseling, firman, doa bersama, dan makan bersama. Melalui implementasi model ini, diharapkan tercipta mezbah keluarga yang menghangatkan, yang tidak hanya menjadi ibadah formal, tetapi menjadi wadah untuk membangun keintiman dengan Allah dan keharmonisan antar anggota keluarga, sehingga menghasilkan keluarga Kristen yang kokoh secara hubungan dan kerohanian.




