REVITALISASI MULTIKULTURAL DALAM PENDIDIKAN PANCASILA

Penulis

  • Ilham Nawawi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Penulis
  • Siti Maulidiyah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Penulis
  • Zaenul Slam Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Penulis

Kata Kunci:

Revitalisasi, Multikulturalisme, Pendidikan Pancasila, Nilai Kebangsaan, Toleransi

Abstrak

Artikel ini menekankan bahwa Revitalisasi Pendidikan Pancasila merupakan sebuah upaya untuk menghidupkan kembali sekaligus memperkuat proses pengajaran, pelaksanaan praktik, kebijakan, serta budaya sekolah yang menghormati, menghargai, dan memanfaatkan keberagaman—baik dalam aspek agama, etnis, bahasa, kelas sosial, gender, maupun kemampuan individu. Revitalisasi Pendidikan Pancasila menjadi langkah strategis yang sangat penting dalam menghadapi berbagai tantangan seperti disintegrasi sosial, sikap intoleransi, dan kemerosotan nilai-nilai kebangsaan di tengah arus globalisasi. Pada hakikatnya, Pendidikan Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian pengetahuan ideologis, tetapi juga sebagai instrumen pembentukan karakter yang menumbuhkan sikap menghargai perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa. Melalui penerapan pendekatan multikultural, nilai-nilai Pancasila seperti kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, serta keadilan sosial dapat dihayati dan diterapkan secara kontekstual dalam kehidupan peserta didik. Upaya revitalisasi ini menuntut adanya penyesuaian arah kurikulum, inovasi metode pembelajaran, serta optimalisasi peran pendidik agar mampu menanamkan nilai-nilai toleransi, inklusivitas, dan keadilan sosial secara konkret. Selain itu, pengintegrasian pendidikan multikultural ke dalam Pendidikan Pancasila berperan penting dalam memperkuat kesadaran kebangsaan sekaligus membangun ketahanan moral peserta didik terhadap dampak negatif globalisasi dan potensi konflik identitas.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-01