HUBUNGAN PARTISIPASI OLAHRAGA RENANG TERHADAP KESEHATAN: STUDI PENDAHULUAN PADA KALANGAN REMAJA
Kata Kunci:
Kesehatan Mental, Remaja, Partisipasi Olahraga, Olahraga Renang, Studi PendahuluanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan Gambaran awal mengenai hubungan antara keterlibatan remaja dalam olahraga renang dan kondisi kesehatan mental yang mereka rasakan. Pendekatan penelitian yang digunakan Adalah kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuisioner secara daring kepada 13 remaja yang aktif mengikuti renang.Dimana ada Laki- laki (76,9%) dan Perempuan (23,1), rata-rata usianya yaitu 15-18 tahun (30,8%), serta usia 18-21 tahun (69,2%), lalu ada data dimana responden menguasai gaya renangnya secara teori yaitu 2 gaya, gaya bebas (84,6%) dan gaya dada (15,4%), dilanjut dengan seringnya para responden dalam melakukan aktivitas renang dalam satu minggu rata-rata yaitu sekali per minggu (46,2%), 2 kali per minggu (38,5%) dan ada yang tidak pernah renang dalam seminggu yaitu (15,4%), lalu ada juga rata-rata durasi berenang para responden yaitu 15-20 menit (15,4%), 30 menit (23,1%), 31-40 menit (23,1%), 41-50 menit (15,4%), 51-60 menit (7,7%), dan lebih dari 60 menit yaitu (15,4%). Selain itu Adapun jenis aktivitas renang para responden pada saat berenang yaitu Latihan terstruktur (38,5%), water aerobics (7,7%) dan rekreasi atau bebas sebesar (53,8%), selain itu intensitas para responden pada saat berenang memiliki kekuatan masing-masing yaitu ringan (30,8%), sedang (46,2%) dan tinggi (23,1%) dan yang terakhir yaitu data para responden apakah mereka berenang sendiri atau dengan seseorang, diawali dengan sendiri yaitu sebesar (15,4%),bersama teman (53,8%) dan terakhir yaitu bersama kelompok atau kelas yang terstruktur (30,8%). Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk melihat kecenderungan hubungan antarvariabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa remaja yang lebih rutin berpartisipasi dalam olahraga renang cenderung memiliki kondisi Kesehatan mental yang baik, terutama aspek perasaan tenang, pengelolaan stres, dan suasana hati. Meskipun demikian, temuan ini masih bersifat terbatas karena jumlah responden yang relatif sedikit. Oleh karena itu, penelitian ini belum dapat digeneralisasikan secara luas. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa olahraga renang memiliki potensi sebagai aktivitas fisik yang mendukung Kesehatan mental remaja, namun diperlukan penelitian lanjutan dengan cakupan responden yang lebih besar dan metode analisis yang lebih mendalam untuk memperkuat hasil penelitian.




