ANALISIS PROSES BERPIKIR SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI KEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN INTROVERT DI SMPN 3 WATAMPONE
Kata Kunci:
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika, Ekstrovert-IntrovertAbstrak
Salah satu keterampilan pada program matematika yang harus dimiliki adalah kemampuan pemecahan masalah. Saat memecahkan masalah siswa haru melalui proses berpikir sehingga siswa dapat sampai pada jawaban. Salah satu yang mempengaruhi peroses berpikir yaitu kepribadian, dimana kepribadian terbagi menjadi dua kelompok besar yaitu kepribadian ekstrovert dan kerpibadian introvert. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui proses berpikir siswa dalam pemecahan masalah matematika ditinjau dari kepribadian ekstrovert dan introvert di SMPN 3 Watampone. Data yang diperoleh merupakan hasil wawancara dengan 1 subjek siswa ekstrovert dan 1 subjek siswa introvert. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket kepribadian ekstrovert dan introvert, tes kemampuan memecahkan masalah dan wawancara. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahawa dalam memecahkan masalah matematika siswa kepribadian ekstrovert dan introvert tidak tampak perbedaan yang jelas. Hal ini dikarenakan ketika memecahkan masalah mereka mampu memenuhi semua indikator pemecahan masalah. Siswa yang memiliki kepribadian ekstrovert lebih cepat dalam memahami masalah namun kurang teliti dalam memeriksa kembali jawabannya, sedangkan siswa yang memiliki kepribadian introvert memerlukan waktu yang lebih lama dalam memecahkan masalah dan sangat teliti dalam memeriksa kembali jawabannya.




