THE ADAPTATION OF WILLIAM STEIG’S SHREK: FROM NOVEL TO A FILM
Kata Kunci:
Adaptasi, Ekranisasi, ShrekAbstrak
Studi ini mengeksplorasi proses adaptasi buku bergambar Shrek! karya William Steig ke dalam film animasi Shrek tahun 2001 menggunakan teori ekranisasi Pamusuk Eneste. Studi ini mengidentifikasi jenis-jenis transformasi naratif yang terjadi, yaitu kondensasi, penambahan, dan berbagai perubahan, serta menganalisis bagaimana elemen-elemen ini dibentuk ulang agar sesuai dengan medium sinematik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana transformasi tersebut mencerminkan keputusan kreatif yang dibuat dalam mengadaptasi buku anak-anak pendek menjadi film panjang, dan bagaimana perubahan-perubahan ini memengaruhi perkembangan karakter, struktur plot, dan ekspresi tematik. Data dikumpulkan menggunakan metode dokumentasi, yang melibatkan pembacaan cermat baik novel maupun film untuk mengidentifikasi perubahan adaptasi yang spesifik. Studi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang didukung oleh teori adaptasi dari Eneste dan Linda Hutcheon. Temuan menunjukkan bahwa proses adaptasi menghasilkan perluasan naratif yang signifikan, seperti penambahan Lord Farquaad, rekarakterisasi Naga, dan penghilangan orang tua Shrek. Lebih lanjut, adaptasi ini berhasil beradaptasi dengan medium film, memperluas jangkauan penontonnya, dan menciptakan makna baru dengan memperkenalkan tema-tema identitas, penerimaan, dan kritik sosial. Penelitian ini menyoroti bagaimana adaptasi tidak hanya berfungsi sebagai replikasi materi sumber, tetapi juga sebagai reinterpretasi kreatif yang dibentuk oleh tuntutan medium visual dan konteks budaya




