DINAMIKA PERGESERAN MAKNA TARIAN GAWI DI TENGAH MODERNITAS WILAYAH NDONA DARI PERSPEKTIF ANTROPOLOGI BUDAYA

Penulis

  • Dionisius Afganius Mbete Pati Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero Penulis
  • Kastoria Karolus Sado Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero Penulis
  • Maria Cornelis More Mbusu Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero Penulis

Kata Kunci:

Tarian Gawi, Budaya Lokal, Pergeseran, Modernitas, Antropologi Budaya, Studi Kasus

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran makna tarian Gawi di tengah modernitas, dilihat dari pandangan antropologi budaya, yang mana wilayah Ndona menjadi locus dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, jenis studi kasus dengan teknik studi pustaka terhadap hasil penelitian terdahulu serta teknik wawancara mendalam kepada beberapa narasumber. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini memperlihatkan bahwa adanya dinamika pergeseran makna tarian Gawi dari makna tradisional ke dalam makna yang lebih profan. Dinamika pergeseran ini diakibatkan karena pengaruh modernitas dan budaya instan masyarakat, yang melihat tarian Gawi sebagai salah satu hiburan semata. Tarian Gawi menjadi salah satu tarian lokal yang masih sangat eksis, namun banyak yang tak menyadari nilai dan makna tradisional yang dihidupkan dalam tarian Gawi itu sendiri. Di lain sisi, dinamika pergeseran makna yang terjadi tidak hanya menimbulkan aspek negatif terhadap budaya, melainkan juga aspek positif sebagai sarana pelestarian budaya yang berkelanjutan. Hasil penelitian ini juga mengungkapkan bahwa tarian Gawi menjadi salah satu contoh adaptasi budaya yang tidak kaku, dan menekankan pentingnya pelestarian budaya lokal di wilayah Ndona dalam bingkai modernitas.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-01