SKRINING FITOKIMIA METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK DAUN ANGGUR HUTAN (PASSIFLORA FEOTIDA) DARI NANGAHALE KECAMATAN TALIBURA
Kata Kunci:
Daun Anggur Hutan, Ekstrak, Skrining, Metabolit SekunderAbstrak
Daun anggur hutan (Passiflra feotida) adalah tanaman liar yang sering ditemukan merambat pada tanaman lain. Daun anggur hutan mengandung senyawa yang baik untuk digunakan sebagai obat. Penggunaan daun anggur hutan oleh masyarakat adalah untuk pengobatan rheumatoid arthritis (rematik), sakit perut, diare, dan peradangan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan metabolit sekunder yang ditemukan dalam daun anggur hutan. Penelitian ini dimulai dengan pembuatan simplisia kemudian dilanjutkan dengan pembuatan ekstrak daun anggur hutan menggunakan etanol 96%. Proses ekstraksi daun anggur hutan menggunakan metode maserasi dan menghasilkan rendemen sebesar 18,4%. Rendemen ini menunjukkan bahwa proses ekstraksi yang dilakukan cukup efektif dalam mengekstrak senyawa yang terkandung dalam daun anggur hutan. Tahap selanjutnya adalah skrining fitokimia untuk menentukan kandungan senyawa kimia dalam ekstrak daun anggur hutan. Hasil menunjukkan bahwa dalam ekstrak daun anggur hutan terdapat senyawa metabolit sekunder termasuk flavonoid, alkaloid, dan tanin. Latar Belakang dan Tujuan: Menempatkan pertanyaan yang diajukan dalam konteks yang luas dan menyoroti tujuan penelitian. Bahan dan Metode: Jelaskan secara singkat metode atau perlakuan utama yang diterapkan. Hasil: Ringkas temuan utama artikel ini. Kesimpulan: Nyatakan kesimpulan atau interpretasi utama.




