Pemanfaatan Biji Nangka sebagai Bahan Baku Alternatif dalam Pembuatan Tempe Ramah Lingkungan

Penulis

  • Mely Septiarin UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Penulis
  • Fera Mika UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Penulis
  • Popy Nurmaini UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Penulis
  • Khosi’in UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Penulis

Kata Kunci:

Biji Nangka, Tempe, Fermentasi, Ramah Lingkungan

Abstrak

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang melimpah, termasuk tanaman pangan lokal seperti nangka (Artocarpus heterophyllus). Selama ini, biji nangka sering kali dibuang sebagai limbah rumah tangga, padahal memiliki kandungan protein, karbohidrat, serta mineral penting yang cukup tinggi. Di sisi lain, industri tempe di Indonesia masih bergantung pada kedelai impor, sehingga diperlukan bahan baku alternatif yang murah, bergizi, mudah diperoleh, dan ramah lingkungan. Pemanfaatan biji nangka sebagai bahan dasar pembuatan tempe berpotensi besar dalam mengurangi limbah organik sekaligus mendukung kemandirian pangan lokal, peningkatan nilai ekonomi masyarakat, serta penerapan prinsip ekonomi sirkular yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi biji nangka sebagai bahan baku alternatif dalam pembuatan tempe ramah lingkungan melalui proses fermentasi menggunakan jamur Rhizopus oligosporus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biji nangka mampu mendukung pertumbuhan miselium secara merata, menghasilkan tekstur tempe padat, warna putih kekuningan, dan aroma lembut. Tempe biji nangka terbukti bergizi, ekonomis, serta berkontribusi dalam pengurangan limbah organik di lingkungan.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-01