Rekonstruksi Manajemen Pendidikan Berbasis Efisiensi Digital Dan Etika Spiritual di Era Kecerdasan Buatan
Kata Kunci:
Manajemen Pendidikan, Efisiensi Digital, Etika Spiritual, Kecerdasan BuatanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gagasan konseptual, tantangan implementasi dan strategi rekonstruksi manajemen pendidikan berbasis efisiensi digital dan etika spiritual di era kecerdasan buatan (AI) melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Hasil kajian terhadap 15 artikel jurnal yang relevan menunjukkan bahwa integrasi AI dalam pendidikan menghadirkan peluang peningkatan efisiensi dan efektivitas manajemen, namun juga menimbulkan tantangan etis dan spiritual seperti risiko dehumanisasi, bias algoritmik, dan kesenjangan digital. Praktik terbaik yang ditemukan meliputi penerapan manajemen berbasis values-based governance, penggunaan teknologi untuk memperkuat fungsi pembimbingan spiritual, serta pengembangan kurikulum yang menyeimbangkan inovasi digital dan nilai moral. Strategi utama yang diidentifikasi mencakup penguatan literasi digital pendidik, pembentukan kerangka etika kolaboratif, dan penerapan tata kelola human-centered yang menempatkan teknologi sebagai sarana pemberdayaan manusia. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan manajemen pendidikan di era AI bergantung pada sinergi antara efisiensi digital dan etika spiritual untuk mewujudkan sistem pendidikan yang modern, berkeadaban dan berakar pada nilai-nilai kemanusiaan.




