Analisis Semiotika Pesan Moral dalam Animasi Omar & Hana Episode “Jom Tolong Menolong”
Kata Kunci:
Semiotika Roland Barthes, Omar & Hana, Tolong-MenolongAbstrak
Fenomena menurunnya sikap tolong-menolong dan empati di kalangan anak-anak akibat pengaruh media hiburan yang bersifat individualistis menjadi tantangan dalam pembentukan karakter positif pada diri mereka. Banyak tayangan populer saat ini menampilkan nilai-nilai kompetisi dan egoisme, sementara pesan moral seperti kasih sayang, kepedulian, dan kerja sama mulai terpinggirkan. Dalam konteks ini, animasi Omar & Hana hadir sebagai media pendidikan moral yang menonjolkan nilai-nilai sosial dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna tanda-tanda semiotik dalam episode “Jom Tolong Menolong” dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Episode tersebut dipilih karena sarat dengan pesan moral tentang pentingnya saling membantu dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, pencatatan, dan analisis terhadap tanda-tanda visual, verbal, serta audio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat denotatif, animasi ini menampilkan tindakan menolong sesama melalui perilaku sederhana seperti membantu teman, hewan, dan orang tua. Pada tingkat konotatif, tanda-tanda tersebut mencerminkan nilai empati, kasih sayang, dan kebersamaan. Sedangkan pada tingkat mitos, makna yang muncul menunjukkan bahwa tolong-menolong dipahami sebagai kebiasaan sosial yang ideal dan perlu dibudayakan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, animasi Omar & Hana mampu menjadi media edukatif yang efektif dalam menanamkan pesan moral kepada anak-anak melalui cara yang menarik, mudah dipahami, dan relevan dengan dunia mereka.




