Kompetensi Kepribadian Guru Akidah Akhlak Dalam Meningkatkan Perilaku Sosial Siswa Di Madrasah Tsanawiyah Tarbiah Islamiyah Jelutung Kota Jambi
Kata Kunci:
Kompetensi Kepribadian, Kepribadian Guru, Perilaku Sosial Siswa, Strategi GuruAbstrak
Penelitian ini mengkaji kompetensi kepribadian guru Akidah Akhlak dalam meningkatkan perilaku sosial siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Tarbiyah Islamiyah Jelutung, Kota Jambi. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian mencakup 1 guru Akidah Akhlak, kepala madrasah, dan 23 siswa kelas VIII. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber untuk validitas. Hasil menunjukkan kompetensi kepribadian guru berada pada level baik dengan indikator mantap (disiplin piket pagi), ramah (sapa siswa harian), dan teladan (rutin yasinan Jumat), namun lemah pada konsistensi sanksi (tegur lisan tanpa hukuman rutin) dan keterbukaan kritik (60% guru enggan diskusi rapat). Perilaku sosial siswa cukup baik pada kerjasama kelompok (80% partisipasi) tetapi rendah pada disiplin waktu (45% keterlambatan upacara) dan kebersihan (sampah sembarangan). Strategi guru meliputi keteladanan langsung (70% efektif), nasihat Al-Qur’an (Al-Hujurat:13), reward/punishment (pujian vs tugas lapangan), dan ekstrakurikuler rohis. Kendala utama: minim kerjasama orang tua (40% respons), fasilitas terbatas (1 lab komputer untuk 12 guru), dan keterbatasan waktu (40 menit/pelajaran). Temuan ini berkontribusi pada pengembangan model pendidikan karakter Islami berbasis kompetensi kepribadian guru, dengan rekomendasi workshop MGMP bulanan dan supervisi kepala madrasah. Implikasi teoritis memperkuat teori transfer value Uzer Usman dalam konteks madrasah swasta Jambi.




