Pengaruh Job Insecurity, Kepuasan Atas Pengembangan Karier, Dan Quality Of Work Life Terhadap Turnover Intention Dengan Job Satisfaction Sebagai Variabel Intervening Di Shopee Express
Kata Kunci:
Job Insecurity, Pengembangan Karier, Quality Of Work Life, Job Satisfaction, Turnover Intention, SEM-PLSAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh job insecurity, kepuasan atas pengembangan karier, dan quality of work life (QWL) terhadap turnover intention dengan job satisfaction sebagai variabel intervening pada karyawan operasional Shopee Express di Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan desain potong lintang (cross-sectional). Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1–5 dari 220 responden dan dianalisis menggunakan SEM-PLS (SmartPLS). Hasil uji struktural menunjukkan job insecurity berpengaruh positif terhadap turnover intention (β=0,407; p<0,001) dan berpengaruh negatif terhadap job satisfaction (β=-0,306; p<0,001). Kepuasan atas pengembangan karier berpengaruh negatif terhadap turnover intention (β=-0,193; p=0,001) serta berpengaruh positif terhadap job satisfaction (β=0,493; p<0,001). QWL berpengaruh negatif terhadap turnover intention (β=-0,292; p<0,001) dan berpengaruh positif terhadap job satisfaction (β=0,495; p<0,001). Job satisfaction berpengaruh negatif terhadap turnover intention (β=-0,333; p<0,001) serta memediasi secara parsial pengaruh job insecurity, kepuasan pengembangan karier, dan QWL terhadap turnover intention. Nilai R² menunjukkan model menjelaskan 58,0% variasi job satisfaction dan 53,7% variasi turnover intention. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan rasa aman kerja, penguatan sistem pengembangan karier, dan perbaikan QWL untuk meningkatkan kepuasan kerja serta menekan niat keluar pada pekerjaan operasional logistik e-commerce.




